Bogor, Garuda Vox News—
Perum Bulog Cabang Dramaga Bogor memastikan ketersediaan stok pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang bulan suci Ramadhan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Dramaga Bogor Dadan Irawan menegaskan bahwa Bulog telah melakukan berbagai langkah antisipatif, mulai dari penguatan cadangan beras pemerintah hingga optimalisasi distribusi ke pasar dan mitra penyalur.
“Menjelang Ramadhan, kami memastikan stok pangan di wilayah Bogor dan sekitarnya dalam kondisi aman. Bulog siap mendukung kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujar Dadan ketika di temui di kantornya, Senin 9/2/2026.
Menurutnya, ketersediaan stok beras di Bulog Cabang Dramaga Bogor hingga saat ini kurang lebih 6.000 ton. Ketersediaan ini ditopang oleh cadangan beras pemerintah yang tersimpan di gudang Bulog serta hasil penyerapan gabah dan beras dari petani lokal. Dengan manajemen stok yang terukur, Bulog optimistis tidak akan terjadi kelangkaan pangan maupun lonjakan harga yang signifikan.
Selain menjaga stok, Bulog Cabang Dramaga juga aktif menjalankan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui penyaluran beras ke pasar-pasar rakyat. Program ini bertujuan untuk menekan potensi kenaikan harga yang kerap terjadi menjelang dan selama Ramadhan.
“Bulog hadir sebagai penyangga. Ketika ada indikasi kenaikan harga, kami langsung melakukan intervensi pasar agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” jelasnya.
Bulog Cabang Dramaga juga memastikan distribusi bantuan pangan pemerintah berjalan tepat sasaran dan sesuai jadwal. Sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait terus diperkuat guna memastikan seluruh program berjalan efektif.
Dengan kesiapan stok dan sistem distribusi yang terjaga, Perum Bulog Cabang Dramaga Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pilar ketahanan pangan daerah, sekaligus mendukung stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.(Hakim)






