Kabupaten Bogor, Garuda Vox News—

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan bahwa kondisi wilayah terdampak aktivitas pertambangan di Bogor Barat kini berada dalam situasi kondusif dan terkendali.

Bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemkab Bogor telah menyiapkan skema transisi terukur agar aktivitas pertambangan dapat kembali berjalan secara terbatas, tertib, dan sesuai regulasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas kebijakan penghentian sementara aktivitas pertambangan yang sebelumnya diberlakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).

Menurutnya, kebijakan ini menunjukkan hadirnya negara dalam menyeimbangkan kepentingan lingkungan, masyarakat, dan keberlangsungan ekonomi daerah.

“Pemkab Bogor memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor hukum. Evaluasi lapangan, aspek lingkungan, serta dampak sosial menjadi prioritas utama. Saat ini situasi sudah kondusif dan pengawasan akan diperketat,” ujar Ajat di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong.

Ia menegaskan, skema transisi yang disusun tidak hanya berorientasi pada pemulihan aktivitas ekonomi, tetapi juga menekankan prinsip kehati-hatian, keberlanjutan lingkungan, dan stabilitas sosial.

Pemerintah daerah, kata Ajat, tidak akan mentolerir praktik pertambangan yang melanggar aturan atau merugikan masyarakat.

Dalam konteks politik nasional, langkah kolaboratif antara Pemkab Bogor dan Pemprov Jawa Barat ini dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat yang mendorong penataan sektor sumber daya alam secara berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Stabilitas daerah menjadi prasyarat penting dalam menjaga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemkab Bogor juga menekankan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan masyarakat, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Transparansi dan pengawasan publik disebut sebagai kunci agar kebijakan pertambangan tidak kembali menimbulkan polemik.

“Bogor adalah wilayah strategis penyangga ibu kota dan bagian penting dari Jawa Barat. Karena itu, stabilitas, kepastian hukum, dan tata kelola yang baik menjadi pesan politik kami: Bogor aman, Bogor siap, dan Bogor taat aturan,” pungkas Ajat.

Dengan situasi yang semakin kondusif, Pemkab Bogor optimistis pengelolaan sektor pertambangan ke depan dapat berjalan lebih tertib, memberi manfaat ekonomi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan kepercayaan publik.(A-kim)