Jakarta, Garuda Vox News —

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa rakyat Indonesia merupakan masyarakat paling bahagia di dunia berdasarkan hasil Global Flourishing Study 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional 2025, Selasa (6/1/2026).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo merujuk pada hasil riset internasional yang dilakukan oleh para peneliti dari Harvard University, Baylor University, serta lembaga riset global Gallup. Studi tersebut mengukur tingkat kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat di hampir 200 negara.

“Dari hampir 200 negara yang disurvei, ketika masyarakat ditanya tentang makna hidup, rasa syukur, kebersamaan, dan harapan masa depan, rakyat Indonesia menempati posisi teratas sebagai bangsa yang paling bahagia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Menurut Presiden, hasil studi tersebut membuktikan bahwa kebahagiaan tidak semata diukur dari kekayaan materi, melainkan dari nilai spiritual, solidaritas sosial, dan rasa optimisme yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.

Prabowo juga menekankan bahwa keberagaman agama, budaya, dan suku bangsa di Indonesia justru menjadi sumber kekuatan sosial yang memperkuat rasa persaudaraan nasional.

“Bangsa Indonesia memiliki kekayaan jiwa. Kita punya gotong royong, toleransi, dan rasa syukur. Inilah yang membuat kita kuat dan bahagia,” tegasnya.

Pernyataan Presiden ini langsung menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media nasional maupun internasional, mengingat Global Flourishing Study merupakan salah satu studi kesejahteraan manusia paling komprehensif di dunia.

Pemerintah berharap capaian tersebut dapat menjadi modal sosial untuk memperkuat persatuan nasional serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan lahir dan batin masyarakat Indonesia.(Hh)