Jakarta, Garuda Vox News –

PT Pertamina resmi menetapkan susunan lengkap Direksi dan Dewan Komisaris Subholding Downstream (SHD), unit strategis yang mengelola sektor hilir migas nasional. Penetapan ini menandai penguatan struktur kepemimpinan dalam menopang transformasi bisnis energi nasional dari hulu ke hilir.

Subholding Downstream merupakan hasil penggabungan PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional, dan PT Pertamina International Shipping. Entitas ini memegang peran vital mulai dari pengolahan, distribusi, hingga niaga energi di seluruh Indonesia.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, posisi Direktur Utama SHD kini dijabat Mars Ega Legowo Putra, dengan Taufik Adityawarman sebagai Wakil Direktur Utama. Keduanya dipercaya memimpin agenda strategis perusahaan, termasuk transformasi bisnis, penguatan tata kelola, serta akselerasi digitalisasi di sektor hilir migas.

Jajaran direksi diperkuat oleh sejumlah profesional yang menangani fungsi krusial, seperti transformasi korporasi, digitalisasi, sumber daya manusia, keuangan, hingga manajemen risiko. Langkah ini dinilai sebagai upaya serius Pertamina memastikan daya saing dan ketahanan bisnis energi nasional di tengah tantangan global.

Di tingkat pengawasan, Sabar Yudo Suroso ditunjuk sebagai Komisaris Utama SHD, didampingi Agustina Arumsari sebagai Wakil Komisaris Utama. Dewan komisaris juga diisi oleh komisaris dan komisaris independen dengan latar belakang profesional serta birokrasi.

Pembentukan dan penguatan kepemimpinan Subholding Downstream ini dipandang sebagai sinyal kuat komitmen Pertamina dalam memperkokoh sektor hilir migas, sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional dan stabilitas bisnis di tengah dinamika ekonomi global.

Redaksi Garuda Vox News akan terus memantau perkembangan lanjutan terkait arah kebijakan dan langkah strategis jajaran baru Subholding Downstream Pertamina.(Charly)